Tuesday, March 29, 2011

Download Update PES 2011 Gratisan


Buat rekan-rekan yang suka maen PES 2011 berikut beberapa update terbaru dari hasil editan yang sengaja kami buat untuk memperindah tampilan dari PES 2011

Dari hasil kerja keras inilah akhirnya kami menghasilkan editan yang lagi populer saat ini seperti Lagu PES 2011 yang bisa diganti dengan lagu yang lain berbahasa indonesia.

Tampilan walpaper yang indah mampu memperindah tampilan PES 2011.
Desain camera yang lebih tampak indah
dan Replay pertandingan yang lain dari pada biasanya.
Dan beberapa lagi update PES 2011 yang lain bis aanda lihat di sini
Untuk mendownload File Editan PES 2011 secara gratis silahkan klik link berikut ini :

1. PES 2011 Replay Disable

















2.PES 2011 Camera Setting













3. PES 2011 Walpaper

4. PES Sound 1.5b

5. PES Sound 2011 1.8

6. Messi Theme PES 2011

7. Torressowa Patch PES 2011

8. Gol_TV_Scoreboard Patch PES 2011

9. Facepack_Vol.9 PES 2011

10. Cicinho Face PES 2011

11. Cristiano Ronaldo Theme Patch PES 2011


Selamat mencoba

NB:
BURUAN GAN

Sunday, February 27, 2011

Merepair / Memperbaiki Flashdisk Rusak

Apabila Flashdisk anda rusak jangan di buang dulu, sayangilah isi kantong anda,siapa tau masih bisa diperbaiki? di sini ada 3 cara.
Untuk memperbaiki flashdisk yang rusak ikuti trik berikut ini?
Download softwarenya dulu di sini

1. Step flashdisk Reproduction

- Masukan fashdisk anda di port PC anda
- Jalankan Software yang tadi anda download (port free reproduction)
- Memudian klik menu option, kemudian pada tab strings anda setting seperti
dibawah ini :
- Kemudian pada menu tab aktifkan pilihan Reproduction, lalu klik ok


- Kemudian anda klik perintah Run, tunggu hingga proses selesai
- Selesai anda bisa cabut flashdisk anda dari port PC anda dan siap dicoba

2. Step flashdisk Low Level Format
Kalau cara yang di atas tidak berhasil, bisa di coba cara yang ini ( Low Level Format )

- Masukan flashdisk ke port PC anda dan lihat statusnya programnya


- Lalu masuk ke menu Option, pada tab Strings tidak perlu dirubah
- Kemudian pada menu tab Flash Test, aktifkan pilihan Low Level Format, lalu
klik Ok

- Kemudian klik RUN, tunggu hingga proses selesai

- Kalau sudah selesai maka akan ada tampilan berikut ini

- Selesai, anda bisa cabut Flashdisk dari port PC anda dan siap dicoba

3. Step Flashdisk High Level Format
Kalau kedua cara tadi masih tidak bisa juga !!! Jangan khawatir? masih ada cara yang lain. Ikuti trik yang ketiga ini?

- Masukan flashdisk ke port PC anda dan lihat statusnya programnya

- Anda bisa lakukan Format dari Windows Explorer ataupun dari menu Disk
Management ( My Computer klik kanan lalu pilih Manage, selanjutnya klik
Disk Management ).


- Dari menu Disk Management ini, klik kanan Flashdisk anda lalu pilih Format

- Setelah Finish proses format hingga 100% maka anda bisa Close Computer
Management ini.

- Selanjutnya jika proses berjalan lancar dan tidak ada error maka anda bisa
Testing dengan mencopy file ke flashdisk tersebut.

- Selesai Proses High Level Format sudah selesai mudah2an cara yang terakhir
ini flashdisk anda sudah sehat kembali


Note : selamat Mencoba semoga sukses

Cara Mengembalikan Data yang Hilang

Sungguh sangat menyedihkan kalau data-data penting yang kita simpan hilang, atau tanpa tidak sengaja memformat ulang flashdisk sehingga semua isinya hilang tanpa bekas???
Nah, pada kesempatan ini saya ingin sharing kepada teman-teman semua bahwa semua kejadian seperti ini pasti ada jalannya?
Sekarang mari ikuti tutorial berikut :
1. Download softwarenya di sini
dan juga di sini
2. Anda instal dahulu program yang sudah anda download tadi (Rescovery Myfilesnya), kalau sudah silahkan klik Rescovery Myfilesnya di start menu ---> program --->Rescovery Myfiles maka akan muncul gambar sbb :


di atas bisa anda lihat ada 4 pilihan, berikut keterangannya :
1. Fast File Search : Berguna untuk mengembalikan file yang sudah
kehapus tapi hanya sebagian file yang ingin anda kembalikan jadi tidak
semuanya anda kembalikan.

2. Complete File Search : Berguna untuk mengembalikan file yang sudah
kehapus secara keseluruhan dalam sebuah drive misalnya anda mempunyai USB
yang letak drivenya di E maka data yang di drive E tersebut akan kembali
semua.

3. Fast Format Rescover :Berguna untuk mengembalikan file yang sudah
terformat secara cepat jadi kalau anda masih ingat nama filenya anda
langsung bisa menstopnya.

4. Complete Format Rescover : Berguna untuk mengembalikan file yang
sudah terformat secara keseluruhan. jadi kalau USB atau drive hardist anda
sudah terformat dan datanya hilang semua pilihan ini bisa mengembalikan
data2 sudah hilang tersebut.
3. Misalnya dari keempat pilihan diatas anda memilih pilihan yang kedua (2) yaitu Complete File Search maka akan muncul gambar dibawah ini, pilih drive yang ingin anda kembalikan datanya kemudian klik next :

4. Kemudian akan muncul gambar dibawah biarkan pilihannya secara default, kalau anda mau ada yang dirubah silahkan tergantung jenis file apa yang mau anda cari mungkin proses ini memakan waktu lama jadi bisa anda tinggal istirahat dulu selanjutnya klik Start :

5. Kalau sudah ketemu file yang anda inginkan contohnya saya mencari "Donofile" pada proses pencarian dibawah kalau sudah ditemukan sekarang tinggal klik "SAVE AS" terus pilih tempat penyimpanannya.

Note : jangan memilih tempat untuk menyimpan ditempat yang anda pakai untuk mengembalikan data misalnya anda mau mengembalikan dari drive D maka anda jangan menyimpan pada tempat yang sama yaitu drive D juga.


6. Selesai ( Data sudah Kembali Lagi )

Tutorial Mengupgrade Flashdisk 1 GB menjadi 2 GB

Ini hanya sharing saja, sapa tau ada mamfaatnya buat bro-bro semua?
Mari kita lihat Tutorialnya :

1. Download softwarenya di sini
2. Ekstract file tadi yang sudah di download dan hasilnya seperti gambar di bawah ini:

3. Coba lihat bahan peraga ( USB 1 gb ) yang di gunakan di bawah ini :

4. File yang sudah di ekstract tadi di klik 2x ( Double klik )

5. Karena Flashdisk ( USB )tadi berada di Drive G:\ maka pilih drive G:\ dan tekan tombol " F I X "

6. Selesai
7. Untuk melihat hasilnya : Cabut USB tadi dan pasang kembali ( lihat gambar berikut )


Note:
Selamat mencoba dan semoga artikel ini ada mamfaatnya

Wednesday, February 16, 2011

PRINSIP DASAR HEMODIALISA

Prinsip Dasar Hemodialisa
Definisi
Hemodialisi adalah suatu proses dimana komposisi dolut darah diubah oleh larutan lain melalui membrane semi permeable

Prinsip Hemodialisis
Dialysis menghilangkan nitrogen dan produk limbah lainnya, mengoreksi elektrolot, air, dari gangguankeseombangan asam basa yang berhubungan dengan gagal ginjal. Dialysis tidak mengoreksi kelainan endokrin pada gagal ginjal atau mencegah komplikasi kardiovaskuler. [roses ini memerlukan penggunaan membrane semipermeable yang memungkinkan air dan zat terlarut dengan berat molekul rendah melaluinya, sedangkan zat terlarut dengan berat molekul besar (misalnya protein) tidak dapat melaluinya, ( BM urea:60, kreatinin: 113, vit B12: 1355, albumin: 60000, IgG: 140000). Membrane dialysis yang pertama kali di gunakan terbuat dari bahan selulose, seiring waktu bahan sintetis semakin banyak digunakan.

Gambar 1. 1a Difusi, osmosis, dan ultrafiltrasi osmotic oleh tekanan osmotic,
b. ultrafiltrasi hidrostatik. D= difusi, O= Osmosis, OU= Ultrafiltarsi osmotic,
UF= Ultrafiltrasi oleh tekanan hidrostatik, C= Konveksi

Dialisis
Proses ini mengacu pada difusi dari zat terlarut melalui mebran semipermeable berdasarkan gradient kosentrasi. Laju difusi terbesar pada gradient konsentrasi terbesar, ini adalah mekanisme utama untuk membuang urea dan kreatinin, dan untuk penambahan serum bicarbonate. Difusi sebanding dengan suhu larytan (meningkatkan garakan molekoul secara acak) dan berbanding, terbalik dengan viskositas dan ukuran molekul yang dibuang,(molekul besar akan terdifusi dengan lambat). Dengan meningkatkan aliran darah yang melalui dialiser akan meningkatkan klirens dari zat terlarut dengan berat molekul rendah(urea,krestinin) dengan mempertahankan gradient konsentrasi yang tinggi. Karakteristik membrane juga dapat menentukan tingkat difusi. Membrane high flux tipis dan memiliki pori-pori yang besar sehingga mempunyai tahanan yang rendah untuk difusi. Zat terlarut yang terikat protein tidak dapat dibuang melalui difusi karena protein yang terikat tidak dapat menembus membran. Hanya zat terlarut yang tidak terikat protein yang dapat menembus membrane/terdialisa.

Ultrafiltrasi
Ultrafiltrasi adalah aliran konvektiv (air dan zat terlarut) yang terjadi akibat adanya tekanan hidrostatik maupun tekanan osmotic. Air dan zat terlarut dengan berat molekul berat molekul kecil dapat dengan mudah melalui membrane semipermeable, sedangkan zat terlarut dengan berat molekul besar tidak akan melalui mebran semipermeable. Hemodialisis terjadi sebagai akibat dari tekanan negative yang terbentuk dalam kompartemen dialisat yang dihasilkan oleh pompa dialisat (TMP/transmembrane pressure). Nilai UF tergantung pada perbedaan/gradient tekanan. Membran dialiser dtbedakan berdasarkan permeabilitasnya terhadap air dan zat terlarut dan dibedakan menjadi mebran low flux dan high flux. Permeabilitas membrane diukur dengan koefisien ultrafiltrasi dengan satuan ml/jam/mmHg dengan range antara 2-50.

Prinsip hemodialisis dalam praktek
Secara sederhana mesin hemodialisis bekerja memompa darah dan dialisat melalui dialiser.
a. Dialisat adalah cairan yang terdiri dari air yang telah dimurnikan, natrium, kalium, magnesium, kalsium, klorida, dextrose dan bikarbonat atau asetat.
b. Darah dialisat dalam dialiser terpisah oleh membrane semipermeable. Karena dialisat tidak mengandung bahan sisa metabolisme ( urea, kreatinin dll) akan menyebabkan terjadinya difusi dari darah ke dialisat.
c. Difusi dapat dimaksimalkan dengan mempertahankan kecepatan aliran darah yang tinggi dari darah dan dialisat dan dengan mengalirkan kedua cairan ini (darah dan dialisat) secara berlawanan arah (countercurrent flow).
d. Klirens konvektiv dapat ditambahkan dengan membuat TMP dalam dialiser. Pada CRRT prosesnya mengandalkan pada mekanisme konveksi untuk mengeluarkan zat terlarut dan sering tanpa memakai dialisat sama sekali. Pada HD konvensional molekul dangan BM rendah tidak dikeluarkan secara konveksi tapi hamper seluruhnya secara difusi. Sebaliknya molekul dengan BM tinggi (β2 microglobulin, vit B12,) dikeluarkan lebih efektif dengan konveksi daripada difusi. Hal ini menyebabkan meningkatnya penggunaan metode UF pada HD untuk meningkatkan pengeluaran molekul dengan BM yang lebih tinggi (hemodiafiltrasi atau high volume hemofiltrasi).
Sebuah mesin HD dibuat lebih kompleks dengan penambahan beberapa alat pengaman, pump controller, monitor tekanan dan aliran, detector kebocoran udara, monitor tekanan darah pasien, kemampuan mengubah komposisi dialisat dan semakin canggih dapat memantau kimia darah, aliran akses pembuluh darah dan memberikan dosis dialysis dan menyediakan data untuk remote controllers dan database.

Faktor-faktor yang mempengaruhi klirens pada hemodialisis
Klirens adalah ukuran jumlah aliran darah yang bisa dibersihkan dari suatu zat terlarut, diukur dalam satuan ml/menit.
Dialisis akan mengurangi konsentrasi dari zat-zat sisa metabolisme yang terlarut selama darah melalui mesin dialysis (mis: klirens urea 100 ml/menit diukur dari besar penurunan konsentrasi urea darah, laju aliran darah).

Aliran darah
Laju aliran darah biasanya berkisar antara 200 ml/menit - 500 ml/menit. Peningkatan laju aliran darah akan meningkatkan klirens dari zat terlarut. Namun peningkatan ini tidak proporsional terhadap peningkatan laju aliran darah seperti yang terjadi apabila kita meningkatkan laju aliran darah akan menurunkan efisiensi difusi. Secara umum, peningkatan 100% laji aliran darah hanya meningkatkan klirens urea sebesar 20%-50% aengan sedikit efek terhadap molekul dengan BM yang lebih besar.


Aliran dialisat
Laju aliran dialisat biasanya sekitar 500 ml/menit. Peningkatan laju aliran dialisat akan meningkatkan klirens tetapi hanya sedikit (peningkatan dari 500 ml/menit ke 800 ml/menit akan meningkatkan klirens urea tidak lebih dari 10%). Peningkatan klirens yang dicapai dalam prakteknya sedikit lebih besar daibanding yang diperkirakan/dicapai secara in vitro.

Klirens dialysis dan mass transfer area coefficient ( KoA)
Ketebalan membrane, ukuran pori-pori dan arsitektur dialiser akan mempengaruhi klirens zat terlarut. Efisiensi dari klirens zat terlarut diukur dengan KoA yang sudah dibuat oleh masing-masing produsen dialiser. Hampir sama dialiser memiliki KoA antara 300ml/menit – 500ml/menit, dapat bertambah samapai dengan >700ml/menit untuk dialiser dengan efisiensi tinggi.
Efisiensi dialiser diukur berdasarkan Klirens dengan nilai Qb dan Qd yang sudah ditentukan. Umumnya nilai ini di ukur untuk urea dan zat terlarut lain pada Qb 200ml/menit dan Qd 500ml/menit. Parameter lain yang digunakan untuk mengukur efisiensi dialiser adalah pengeluaran cairan dengan istilah koefisien ultrafiltrasi (Kuf).
Namun demikian efisiensi dialiser lebih akurat jika di ukur menggunakan KoA. KoA suatu zat terlarut didefinisikan sebagai: Kemampuan maksimal dari membrane untuk memungkinkan terjadinya transfer zat terlarut melalui pori-pori mebran pada Qb dan Qd yang tidak terbatas. Dengan demikian KoA adalah Klirens dari zat terlarut dimana dialisat dan laju aliran darah bukan merupakan suatu factor pembatas.
Senakin tinggi nilai KoA semakin permeable membrane tersebut terhadap zat terlarut. Jumalah zat terlarut yang dapat dibersihkan juga tergantung dari luas permukaan mebran dialiser. Bertambanhya luas permukaan membrane akan sebanding dengan banyaknya zat terlarut yang dapat dibersihkan. Namun jika luas permukaan terlalu besar perbandingan ini tidak berjalan secara linier.

Berat molekul zat terlarut
Molekul-molekul yang besar berdifusi secara perlahan sehingga akan mengurangi klirensnya.peningkatan laju aliran darah hanya berefek sedikit terhadap klirens molekul yang besar dtbanding molekul kecil.


Waktu
Lama sesi dialysis adalah satu-satunya factor terpenting yang menentukan Klirens suatu zat terlarut. Perubahan pada pada parameter lain hamper selalu menyebabkan pengurangan waktudialisi pasin. Klirens dari zat terlarut dangan BM kecil pada short dialisis dapat dipertahankan dengan menggunakan membrane high flux, aliran darah yang tinggi dll, hasil jangka panjangnya masih belum jelas, terutama bila control volume ekstraseluler tidak adekuat (hipertensi yang persisten) dan klirens molekul dengan BM besar tidak dipertahankan.

MEMULAI DIALISIS DENGAN KATETER DOUBLE LUMEN

MEMULAI DIALISIS DENGAN KATETER DOUBLE LUMEN

PENGERTIAN : Akses sirkulasi yang di pasang secara temporer pada vena jugularis
dan subclavia terdiri dari dua lumen untuk menghubungkan sirkulasi
darah (sirkulasi ekstraporeal) dengan tubuh (sirkulasi sistemik)
TUJUAN : - Untuk melancarkan proses hemodialisa
- Mencegah terjadinya infeksi
- Mencegah adanya bekuan diselang kateter double lumen
PROSEDUR
1. Persiapan alat dan obat
- Set steril berisi : 1 buah duk steril, 2 buah kom kecil untuk tempat
NaCL 0.9%, 10 lembar kain kasa steril, 1 buah klem arteri untuk
desinfektan
- Spuit 3 cc
- Spuit 1 cc berisi heparin dosis awal (bolus)
- NaCL 0.9%
- Bethadine solution
- Sarung tangan steril 2 buah
- Hypavix
- Gunting verband
- Masker
- Apron/celemek
- Bak penampung cairan (matkan)
- Tempat sampah medis dan non medis
- Over bed table
- Perlak/pengalas
- Bactroban salep ( sejenisnya)
2. Pelaksanaan
A. Membersihkan kateter
- Observasi KU pasien dan TTV
- Berikan posisi tidur yang nyaman
- Jelaskan kepada pasien tindakan yang akan dilakukan
- Dekatkan tempat sampah injak kearah pasien
- Pakai apron dan masker
- Perawat mencuci tangan
- Buka verband penutup (balutan) kateter dengan kasa alkohol secara
perlahan, perhatikan posisi kateter: apakah tertekuk, apakah letak
posisi berubah dan keadaan exite site
- Dekatkan meja alat ke dekat pasien
- Perawat sementara pakai sarung tangan steril 1 buah, 1 tangan lagi
untuk memegang dan menuangkan larutan kedalam kom steril
- Bersihkan daerah exite site dengan kasa bethadin dan NaCL hingga
bersih kemudian bersihkan kulit mulai dari pangkal exite site
melingkar (dari dalam keluar) jika masih kotor diulang dengan yang
baru
- Bersihkan kateter mulai pangkal exite site sampai pangkal kateter
- Terakhir beri bactroban salep pada pangkal exite site
- Tutup exite site dengan kasa steril baru dengan hypavix
- Perawat mengganti sarung tangan (sepasang)
- Pasang duk steril di area kateter
B. Melakukan test kelancaran kateter
- Gunakan spuit 3 cc, lalu tambahkan heparin dan bekuan darah yang
berada di lumen kateter di aspirasi dan di buang ke tempat sampah
infeksius
- Bilas dengan larutan NaCL 0.9% secukupnya, lakukan test dengan cara
aspirasi dan masukkan kembali darah sambil rasakan lancar tidaknya
aliran darah (tindakan ini dapat diulang sampai yakin betul bahwa
aliran darah sudah lancer)
- Pengetesan ini dilakukan satu persatu (selang arteri atau vena
dahulu)
- Tutup selang kateter dengan kasa steril (posisi kateter dalam
keadaan terklem)
- Tentukan posisi kateter dengan tepat untuk menghindari kemacetan
pada saat dialysis berlangsung, kemudian fiksasi
- Kateter double lumen siap pakai
- Rendam tutup kateter dengan bethadin encer dalam kom steril
- Rapikan alat-alat yang sudah di pakai
- Perawat cuci tangan
- Kembalikan alat yang telah digunakan ketempat semula
C. Menyambungkan ke selang dialysis
- Kecilkan Qb sampai dengan 100ml/menit, kemudian matikan
- Lepas selang arteri dari sambungan sirkulasi tertutup
- Selang infus dalam posisi terklem
- Sambungkan selang darah arteri dengan selang arteri kateter, gunakan
kasa steril sebagai alas untuk menyambung
- Kencangkan konektor penghubung, bukalah klem selang darah dan klem
kateter, lalu hidupkan pompa darah mulai dari kecepatan 100ml/menit
lalu naikkan secara bertahap sesuai dengan tekanan darah dan keluhan
pasien
- Lakukan pemograman mesin sesuai dengan kebutuhan (sesuai preskripsi
HD)
- Kembalikan alat-alat yang sudah dipakai dan rapikan
- Perawat mencuci tangan
- Catat semua kegiatan dalam status pasien/catatn HD
- Observasi TTV dan keluhan pasien selama proses dialysis berlangsung
3. Hal-hal yang perlu diperhatikan
- Kesterilan alat instrument
- Prosedur kerja dengan tekhnik aseptic
- Pemberian dosis heparin pekat sesuai dengan ukuran yang tertera pada
selang kateter double lumen

Pasang Iklan

Buat sobat-sobat blogger yang mau pasang iklan atau banner di blog saya, bisa mengirimkan scriptnya atau kode htmlnya melalui email ke chatonx_amy@yahoo.com
biaya cukup Rp.10.000,-/bulan

Cara Bertransaksi,
Transfer via :

BCA
No.Rekening : 6705064087
An. Kamaruddin Tone


BANK KALTIM CABANG BONTANG
NO.REKENING : 0082175164
AN. KAMARUDDIN TONE

BRI
NO.Rekening : 1653-01-0000-85537
AN. Kamaruddin Tone

Setelah transfer sms ke 0852 111 39 333 / 0819 802 579 / 0816 284 579
atau PM ke YM : chatonx_amy

Terima kasih

Silahkan Tunggu....
Singapore Linkid-slnFree Smart Automatic BacklinkMalaysia Free Backlink ServicesMAJLIS LINK: Do Follow BacklinkLink Portal Teks TVAutoBacklinkGratisjapanese instant free backlinkFree Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
backlink
DMCA.com
Design by Free Software Download | Bloggerized by Blacklist Blcklist